Shamsi Ali Mengutuk Bom Bunuh Diri di Surabaya


Oleh: Imam Shamsi Ali

Bismillahir Rahmanir Rahim

Bersama ini Saya selalu pribadi dan atas nama Nusantara Foundation menyampaikan keprihatinan yang mendalam, sekaligus mengutuk peristiwa bom bunuh diri di gereja Santa Maria, Surabaya, pagi ini.

Peristiwa ini adalah peristiwa yang sama sekali tidak menggambarkan nilai-nilai kebaikan, apalagi nilai-nilai agama. Apalagi peristiwa ini terjadi di saat umat Islam sedang menyambut Bulan suci Ramadan, bulan yang penuh barokah dan Rahmah.

Oleh karena itu, baik dalam pertimbangan kemanusiaan (human sense) apalagi dalam pertimbangan agama (religious guidance) pemboman ini harus dikutuk tanpa reservasi. Siapun pelakunya, dan motif apapun, peristiwa ini terkutuk secara agama, secara manusia, dan secara hukum nasional.

Saya juga menghimbau pihak berwajib, khususnya pihak keamanan, untuk segera menemukan pelaku dan semua yang terkait dan hukum agar ditegakkan seadil-adilnya.

Saya juga menghimbau kepada semua pihak agar tidak mengambil kesimpulan sendiri, apalagi kesimpulan itu memiliki tendensi untuk menyudutkan pihak-pihak tertentu. Biarkanlah pihak pengamanan melakukan tugas sebaik-baiknya dan seprofesional mungkin.

Semoga Allah SWT menjaga kita semua dan memudahkan dalam menghadapi berbagai tantangan di hari-hari mendatang. Dan semoga kita semua diberikan kemudahan dan barokah dalam memasuki bulan suci Ramadan.

“Taqabbala Allahu minna wa minkum shiyaamana wa qiyaamana” amin!

Makassar, 13 Mei 2018

Presiden Nusantara Foundation USA.

Dapatkan info terkini:

0 Response to "Shamsi Ali Mengutuk Bom Bunuh Diri di Surabaya"

Posting Komentar

Komentar mengandung spam, p*rn*grafi, asusila, provokasi dan link aktif akan dihapus