30 Pesan Jenderal TNI (Purn) Gatot Nurmantyo Buka Bersama KA KAMMI






"Umat Islam dan Masa Depan Persatuan Indonesia"
*A. Pembuka oleh Fahri Hamzah:*

1. Kita berada di sini di tanggal 9 Ramadhan 1439 H. Tepat dengan tanggal dimana kita memproklamirkan kemerdekaan. Hari yang sama, hari Jum'at. Semoga pertemuan kita ini adalah pertemuan yang penuh dengan keberkahan.

2. Kita memilih tema 'Persatuan Indonesia' ini dan minta Pak Gatot untuk menyampaikan, karena kita berpikir Pak Gatot adalah orang yang tepat. Saya sudah mendengarkan pidato beliau tentang Proxy War waktu beliau menjadi Panglima TNI. Saya sudah mendengarkan seluruh pidato Pak Gatot. Bahkan sudah menonton seluruh Youtube-nya. Mulai dari saat beliau di KOSTRAD, kemudian KASAD.

3. Sebenarnya, pidato ini menyerempet bahaya. Karena menjelaskan konstruksi dari peta dunia yang berada dalam ancaman perang, karena ancaman laten yang disebabkan oleh krisis ekonomi, krisis energi, krisis pangan yang menyebabkan dunia bisa menuju chaos.

4. Tema soal Proxy War berbahaya bagi kelompok tertentu. Tapi kepentingan Pak Gatot adalah 'national interest'. Kita berpikir bagaimana menyelematkan bangsa ini. Karena kalau tidak kita pikirkan, negara kita yang akan dirusak oleh orang.

5. Kata-kata Pak Gatot juga konsisten dengan sikap beliau tentang term 'menjaga Indonesia' ini. Pak Gatot tidak pernah terjebak pada sikap sesaat atau berkata-kata yang 'meruncingkan' problem identitas. Karena pada dasarnya yang kita perlukan sebenarnya adalah sebuah desain sistem security nasional kita.

6. Bukan saling terus-menerus menyalahkan. Tapi sebuah frame, sebuah 'big picture' tentang dunia kita, dunia yang begitu bergejolak. Tentang cara melihat dunia dengan kacamata lebih baik. Kita akan mendengarkan yang akan disampaikan beliau. Pikiran beliau tentang bangsa ini. Dan proyeksi beliau tentang masa depan Indonesia.

7. Ini bulan Ramadhan, masuk ke 10 hari pertama. Ini bulan dimana do'a-do'a diijabah. Sambil terus-menerus memohon ampunan, kita juga berdo'a semoga ketika tiba waktunya bangsa kita harus memilih pemimpin, maka pemimpin yang terbaik akan muncul.

8. Pak Gatot juga kita do'akan semoga beliau ada didalam jalan yang terbaik. Tentu ini bukan panggilan pribadi beliau. Karena beliau seorang prajurit. Sama seperti kita semua di sini. Tapi ini panggilan bangsa kita, dan ketika bangsa ini memanggil, kita semua siap untuk berjuang.

*B. Jenderal TNI (Purn) Gatot Nurmantyo:*

1. Saya datang kesini untuk melunasi janji saya. Dulu pernah berjanji hadir dalam Kongres Keluarga Alumni KAMMI. Tapi kebetulan pas tugas ke Natuna. Mengawasi pembangunan markas TNI di sana.

2. Saya sudah keliling dan sejak 2014 ingin menyampaikan materi ini. Tentang materi ancaman bangsa kedepan. Satu hal yang aneh, di negara yang sebesar ini, tidak ada satupun lembaga negara yang membuat telaahan tentang ancaman kepada bangsa ini kedepan.

3. Sangat berbahaya kalau pembangunan negara ini tidak berdasarkan analisisnya juga pada ancaman bangsa kedepan, baik itu militer maupun sumberdaya manusia. Karena membuat bangsa ini mudah diombang-ambing.

4. Bangsa ini punya sejarah yang luar biasa. Menarik sejarah ke masa lalu, tidak ada satupun kerajaan di wilayah negara kita yang hancur oleh serangan dari luar. Semua hancur karena gagal mengantisipasi ancaman dari dalam negerinya sendiri. Kisah hilangnya Sriwijaya dan Majapahit menjadi pelajarannya.

5. Kita keturunan orang-orang hebat. Keturunan ksatria dan bangsa patriot. Semua daerah punya pahlawan. Tapi bangsa ini gampang diombang-ambing. Permasalahannya kecil. Kita memiliki banyak keunggulan, tapi hanya dipakai untuk bertahan antar daerah. Bukan bersatu. 

6. Kita terlalu mengedepankan ego. Egonya besar. Terlalu banyak 'aku' dibanding 'kita'. Begitu banyak pejabat yang ketika berkuasa dia mengatakan; 'ini aku punya'. Bukan 'ini yang kita punya'.

7. Kita adalah bangsa yang besar. Dengan sejarah perjuangan yang luar biasa. Di dunia ini, tidak lebih dari 5 negara yang murni merdeka karena perjuangan merebut kemerdekaannya. Secara sejarah kita memiliki basis yang kokoh. Banyak sekali badai besar di dalam perjalanan bangsa ini. Tapi kita terus bangkit.

8. Basis kita berupa kemampuan bertahan ditengah badai itu yang kinu terusik. Terusik karena sebab-sebab alami global. Seperti loncatan jumlah penduduk yang luar biasa, sementara kemampuan bumi untuk menopang kehidupan manusia semakin berkurang. Tahun 1800 penduduk bumi baru 1 milyar. Untuk nambah 1 milyar hutuh 30 tahun. Setelahnya 15 tahun nambah 1 miltar. Sekarang, dalam setiap 6-7 tahun, penduduk bumi bertambah milyaran.

9. Jumlah manusia yang mampu ditopang oleh bumi hanya 3 milyar manusia. Akibatnya, kita krisis energi. Krisis pangan, krisis air. Contoh krisis; semua daersh konflik di Timur Tengah, karena masalah energi.

9. Di Afrika Selatan, sekarang tidak boleh mencuci mobil memakai air. Tidak boleh mandi selama lebih dari 4 menit. Orang antri air dan sumber-sumber air dijaga tentara. Dalam waktu dekat ada 60 juta orang yang akan mengungsi dari Sub Sahara. Karena krisis air. Tidak bisa hidup lagi disana.

10. Ada krisis ekonomi. Ini yang biasa kita sebut persaingan global. Intinya persaingan ekonomi, sumber air, pangan dan sebagainya. Kalau ada foto presiden-presiden dari berbagai negara berdiri, itu seremoni. sesungguhnya jauh didalam hatinya ada persaingan. Banyak negara yang melirik Indonesia. Air berlimpah, energi tersedia, pangan ada.

12. Mahasiswa 50 kampus ke Indonesia ketika ditanya kalau menjadi Presiden dari sebuah negara yang mengalami  krisis energi, pangan, air dan sedang melihat Indonesia, jawaban mahasiswa; a. Menguasai media massa untuk merekayasa sosial; b. Menciptakan pemimpin boneka; c. Memecahbelah partai politik; d. Mengendalikan lembaga pemerintah; e. Membeli undang-undang; f. Mengeksploitasi SDA Indonesia; g. Menjadikan Indonesia sebagai pasar atau konsumen; h. Menghancurkan generasi muda; i. Mengkerdilkan TNI/Polri; j. Menciptakan konflik antar agama dan kelompok.

13. Bagaimana peta generasi millenial memandang dunia hari ini ?. 63 persen generasi millenial dunia mendukung pernikahan sejenis. 37 persen anak muda pesimis melihat masa depan. 83 persen takut dengan terorisme dibandingkan perubahan iklim global. Lebih separuh menyukai kebebasan berpendapat. 43 persen menyatakan agama penting bagi hidupnya.

14. Bonus demografi Indonesia puncaknya 2 tahun lagi. 64 persen anak muda lebih toleran dengan pemeluk agama lain. 15 penduduk millenial dari 20 negara yang disurvey, mendukung orang bebas hidup dan bekerja di negara lain.

15. Dalam Ghost Fleet, Indonesia akan bubar pada 2030. Dan itu warning. Tapi kita mesti optimis seperti kata Anis Matta, bahwa 2050 Indonesia akan berada di posisi 4 kekuatan besar dunia. Bisa menjadi 5 besar kekuatan ekonomi dunia.

16. Kita optimis bisa mencapai itu. Asal kita serius. Jangan cuek. Kita punya modal untuk bangkit.Pertumbuhan ekonomi kita rata-rata 5%.

17. Indonesia berada dalam persilangan perebutan ekonomi Indo Pacific Region atau TPP. Tiongkol juga membuat One Belt On Road (OBOR). Indonesia menjadi negara yang diincar sekaligus menjanjikan.

18. Indonesia memiliki bonus demografi 160-180 juta orang. Itu modal untuk meloncat dan terbang. Indonesia mengalami loncatan perjuangan, dari harusnya berpuluh tahun, ini hanya 17 tahun dari sejak sumpah pemuda untuk menjadi merdeka. Kuncinya pada saat itu adalah bonus demografi. Banyak anak muda.

19. Kita punya ideologi yang luar biasa. Bernama Pancasila. Merupakan irisan budaya bangsa yang otentik. Tapi problemnya, isi dan kampanye Pancasila hanya untuk rakyat. Padahal masalah besar negara kita adalah para pemimpin mulai atas sampai bawah belum memiliki watak Pancasila.

20. Situasi politik kita juga stabil. Dalam setiap pilpres aman terus. Dunia internasional memonitor. Tingkat keamanan kita tinggi. Itu adalah keunggulan kita.

21. Dalam budaya, kita adalah keturunan bangsa pemberani. Setiap daerah punya senjata khas. Itu adalah tanda bahwa kita pejuang. Kita juga memiliki budaya gotong royong. Tidak ada satupun negara di dunia yang punya budaya seperti itu.

22. Tentang reformasi. Manakala rakyat tertindas dia akan bersuara. Dan suara hati rakyat dalam banyak momen itu diwakili oleh seniman. Kalau seniman sudah bernyanyi tentang perubahan, sudah bergerak dan menyindir, maka itu sudah pertanda bagi penguasa.

23. Dulu reformasi dilakukan oleh rakyat dan Indonesia. Tapi hari ini sudahkah buah reformasi itu dirasakan oleh rakyat dan mahasiswa.

24. Umat Islam yang memberikan saham besar bagi negeri ini, apakah sudah mendapatkan tempat dan dibela hak-haknya oleh penguasa. Umat Islam, begitu selesai perjuangan dengan ikhlas, membuat pagar bangsa, menjaga agar anak cucunya tak mengalami nasib yang sama; dijajah dan ditindas. Itulah pagar Pancasila dan UUD 1945.

25. Menurut riset, kita adalah negara nomer dua teroptimis di dunia. Itu modal. Kita miliki darah patriot. Kita sabar dan menerima ketika ditimpa banyak masalah.

26. Banyak yang ingin menguasai kekayaan alam kita. Kita harus bersatu. Umat Islam harus bersatu. Bangsa ini harus bersatu. Kita ingin menikmati indahnya berjuang mempertahankan bangsa ini. Kalau umat Islam bersatu, kita mampu mengayomi seluruh umat yang lain. Itu sudah terbukti.

27. Persatuan Islam dan nasionalisme mampu melahirkan Negara Kesatuan Republik Indonesia. Setiap umat Islam Indonesia pasti nasionalis. Persatuan Islam dan Nasionalis akan mampu membangkitkan kejayaan bangsa ini. Semua bisa terjadi jika kita terus berdialog dan berkomitmen untuk hidup bersama dalam satu bangsa.

28. Umat Islam pasti juga punya jiwa nasionalis. Kita yang merencanakan, memperjuangkan dan memerdekakan bangsa ini. Mustahil kemudian kita merusak dan menghancurkan bangsa ini dengan terorisme dan sebagainya.

29. Bangsa kita ini bukan bangsa kalahan. Bukan bangsa penakut. Bukan bangsa pengecut. Bukan bangsa yang gampang menyerah. Gen dalam tubuh kita ada gen pemberani. Gen ksatria dan pejuang.

30. Ada satu kisah di jaman Sayyidina Umar. Bahwa jika kita ingin menjadi sebuah bangsa yang kuat dan besar, maka setiap orang harus memiliki sifat; pertama, ksatria dan menepati janji. Kedua, ada rasa saling percaya. Dan ketiga, mau memberi maaf dan sayang pada saudara sebangsa.

(Disampaikan di rumah Kediaman Wakil Ketua DPR RI Fahri Hamzah, Jum'at 25 Mei 2018/ 9 Ramadhan 1439 H)

Dapatkan info terkini:

0 Response to "30 Pesan Jenderal TNI (Purn) Gatot Nurmantyo Buka Bersama KA KAMMI"

Posting Komentar

Komentar mengandung spam, p*rn*grafi, asusila, provokasi dan link aktif akan dihapus